Jakarta, Selular. ID – Oppo bermitra dengan Ericsson buat memperbarui Oppo Communication Lab. Dengan Communication Lab yang telah diperbarui, dijelaskan Chris Shu, Vice President and General Manager of Product Strategy Planning and Cooperation Center, OPPO, Oppo berpunya mewujudkan penelitian dan pengembangan teknologi 5G terbarunya, mulai dari pengembangan RF front-end, hingga protokol upgrade software serta melakukan testing dan tuning secara regional.

“Communication Lab dengan mutakhir ini akan mendaulat smartphone Oppo sebagai pemimpin teknologi 5G terbaru serta menjadikan Oppo sebagai pacar ideal bagi provider serta operator teknologi global di memperluas jangkauan 5G itu. Lab ini juga merupakan cara bagi Oppo buat menjadi pemain utama dalam memajukan evolusi teknologi komunikasi global, ’’terang Chris Shu.

Dijelaskan Chris Shu, Communication Lab yang telah diperbarui tersebut merupakan sebuah pencapaian baru dalam pengembangan teknologi 5G Oppo dan merepresentasikan kerja sama yang lebih dekat dengan perusahan teknologi global terkemuka lainnya.

“Seiring dengan kemajuan teknologi 5G global, ana dengan senang hati bermitra dengan Ericsson dan Keysight untuk memanfaatkan standar, keluaran, dan aplikasi teknologi 5G kami untuk meningkatkan ekosistem 5G di seluruh dunia, ”tambah Chris Shu.

Magnus Ewerbring, Vice President and CTO Asia-Pacific, Ericsson, mengatakan, peningkatan persekutuan antara Oppo dan Ericsson akan menghasilkan produk & teknologi yang dapat memenuhi permintaan dan memimpin ajaran pasar 5G, serta meningkatkan pengalaman pengguna jaringan 5G. Sebagai pemain terkemuka di pasar 5G global, Ericsson senantiasa bekerja sama degan rekan industri dalam rencana membangun ekosistem 5G & menciptakan inovasi untuk mewujudkan potensi teknologi 5G.

Cao Peng, Vice President and General Manager, Keysight’s wireless test group mengungkapkan, Oppo memahami kalau reliability testing (uji keandalan) harus dilakukan sebelum meluncurkan sebuah produk ke rekan global. Protocol Lab dan Radio Frequency Lab merupakan sebuah pencapaian penting buat Oppo dan Keysight dalam pengembangan 5G. Inovasi teknologi 5G Keysight memungkinkan teknisi Oppo untuk melakukan pemeriksaan produk secara efisien, bagaikan power consumption testing, regression testing, dan new feature interoperability testing.

“Selain itu, kami mampu melakukan simulasi keramaian jalan ataupun kereta dengan kecepatan tinggi. Simulasi seperti ini dapat membantu Oppo di dalam menerapkan teknologi 5G-nya di kondisi yang berbeda dan membantu Oppo dalam meluncurkan berbagai produk 5G yang muktahir ke pasar global, ” kata Cao Peng.

3 modul lab untuk membantu penelitian 5G
Oppo Communication Lab berisi dari 3 modul: Network Simulation Lab, Radio Frequency Lab, dan Protocol Lab. Network Simulation Lab sanggup melakukan simulasi yang serupa jaringan komunikasi perkotaan maupun jaringan 4G/5G dari operator yang berbeda serta menyimpan layanan komunikasi untuk 10. 000 perangkat dalam simulasi tersebut. Hal ini menguatkan Oppo untuk melakukan pemeriksaan terhadap produk teknologi menguntungkan 5G terbarunya dalam lab tersebut.

Selain Network Simulation, Oppo Communication Lab juga mempunyai Radio Frequency Lab dan Protocol Lab. Dewasa ini, smartphone biasa digunakan untuk bermacam-macam aktivitas, seperti melakukan meeting secara online saat pengguna berada di dalam andong kecepatan tinggi, ataupun mengambil foto dan mengunggahnya ke medial sosial dimanapun pengguna berada. Untuk memastikan kalau smartphone memiliki koneksi internet yang stabil untuk berbagai aktivitas di manapun pemakai berada, pengujian yang sungguh-sungguh harus dilakukan di dalam Radio Frequency Lab.

Sementara itu, Protocol Lab dapat membantu berbagai pengujian seperti power consumption testing, regression testing, and joint new feature testing. Semua ini dilakukan buat menciptakan inovasi dengan memakai pendekatan yang berbeda-beda. Lengah satu contohnya, Protocol Lab saat ini sedang mengabulkan pengembangan teknologi 5G terbaru bernama Release 16. Dalam Protocol Lab, telah dilakukan berbagai cara untuk memajukan efisiensi kinerja antara unit dan jaringan. Dengan efisiensi ini, penggunaan daya dalam smarthphone dan perangkat BTS dapat dikurangi sehingga lebih ramah lingkungan.

Baca Juga: Dengan Portrait Video, Oppo Reno6 Series 5G Dapat Diandalkan Bakal Content Creative

Menuju era Internet of Experience
Pada tahun 2018, Oppo mempertunjukkan fitur video call berbasis 5G pertama dalam dunia yang menggunakan teknologi 3D structured light. Di dalam tahun 2019, Oppo Reno 5G edition menjadi smartphone pertama yang dapat memakai 5G di Eropa. Dalam tahun 2021, Oppo, Vodafone, Qualcomm, dan Ericcson jadi meluncurkan jaringan 5G standalone (SA) dan mendorong perluasan teknologi 5G.

Ke depannya, Oppo akan terus mengingkatkan penelitian dan pengembangan teknologi mutakhir, menyala sama dengan perusahaan terkemuka lainnya seperti Ericsson, memfasilitasi pengembangan 5G, dan merealisasikan potensi teknologi 5G mengikuti mendorong industri menuju era Internet of Experience.