Jakarta, Selular. ID – Di tengah kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), profesi guru ‘dituntut’ memasukkan perkembangan teknologi agar sanggup menyampaikan pelajaran dengan bertambah maksimal. Beragam kisah pun bermunculan mengenai bagaimana guru-guru beradaptasi menghadirkan ruang kelas dalam format virtual.

Hampir sebagian tinggi guru kini sudah beralih mengajar menggunakan video conference, menyampaikan bahan ajar meniti teks, video, ataupun infografik yang dapat memancing mengecap ketertarikan para siswa. Selain kolaborasi dan interaksi dengan siswa yang harus dilakukan melalui platform digital, kiai juga dituntut untuk bertambah kreatif dalam mencari maklumat Learning Management System (LMS) yang tepat agar mampu membuat kegiatan belajar menjadi lebih efektif dan efisien.

Untuk memotivasi dan menambah semangat para guru dalam menghadirkan perubahan mengajar yang optimal, Lenovo menggandeng Zenius untuk menjadikan “Kompetisi Video Materi Kreatif”. Kompetisi ini dibuat buat memberikan kesempatan kepada para-para guru untuk saling menunjukkan, berbagi, dan menginspirasi cara-cara kreatif yang dihadirkan dalam kegiatan PJJ.

Kompetisi ini terbuka untuk semua guru di jenjang sekolah, mulai dari kiai Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di seluruh Indonesia.

Seperti yang disampaikan oleh Chief of Teachers’ Initiative Zenius Amanda Witdarmono, “Menjalankan peran sebagai seorang guru bukanlah tugas yang mudah. Setiap guru dituntut untuk terus beradaptasi dengan kebiasaan baru, termasuk pada mengadopsi teknologi sebagai pembaruan kegiatan pembelajaran khususnya pada tengah pandemi. Kami berharap kompetisi yang digelar berhubungan dengan Lenovo, dapat menaikkan motivasi dan dorongan pada setiap guru yang tak pernah lelah untuk terus mengajar dan mendidik para siswa sebagai generasi penerus bangsa. ”

Johny Dermawan, REL Director Lenovo Indonesia mengatakan, “Perubahan lanskap pendidikan memerlukan tidak hanya dukungan teknologi namun juga pembaruan tata cara pembelajaran. Lenovo dan Microsoft baru-baru ini melakukan survey mengenai eLearning di Asia Pasifik termasuk Indonesia yang diantaranya terdapat masukan dibanding siswa dan orangtua kalau tantangan utama e-learning ialah kurangnya interaksi saat pembelajaran baik dengan guru dan teman-teman dalam kelas dan siswa kurang termotivasi untuk hadir. Artinya siswa menginginkan personalisasi metode pembelajaran yang menarik dan tentunya menyenangkan. ”

“Kompetisi ini diharapkan membangkitkan inspirasi guru dan murid termotivasi untuk tetap semangat membiasakan. Melalui program Edvision, Lenovo mewujudkan komitmen untuk tetap memberikan pelatihan kepada para-para guru demi mendukung kemahiran digital pengajar di Nusantara, ” imbuh Johny.

Periode Kompetisi Video Materi Kreatif akan ditutup pada 31 Agustus kelak. Para guru yang terseret untuk mengikuti kompetisi tersebut dapat langsung mendaftar serta mengunggah video materi pembelajaran kreatif dengan trik cepat dan seru yang dikembangkan dari satu Rencana Pengoperasian Pembelajaran (RPP) untuk peserta didik.

Enam pemenang akan mendapatkan imbalan berupa laptop Lenovo & sesi teach coaching lantaran Zenius.