Jakarta, Selular. ID – Di dalam rangka menyambut Hari Sundal Idul Fitri 1442H, Telkom melakukan berbagai persiapan serta upaya pengamanan infrastruktur menetapkan memastikan kualitas layanan diterima masyarakat tetap prima. Tidak hanya mengawal kualitas jaringan dan mengantisipasi lonjakan trafik telekomunikasi nasional, TelkomGroup dengan khusus menyiagakan “Posko TelkomGroup Siaga RAFI 2021” dengan operasionalisasinya resmi dimulai di Jumat (7/5).

TelkomGroup Siaga RAFI (Ramadan Idul Fitri) 2021 tunggal merupakan rangkaian kegiatan tahunan dengan tiga program istimewa yakni Layanan Prima, Paket Khusus, dan Telkom Berbagi. Rangkaian kegiatan ini dilaksanakan sejak awal Ramadan hingga beberapa hari setelah Idul Fitri.

Sebesar 88 posko dioperasikan oleh lebih dari 20 seperseribu petugas yang standby 24×7 baik nasional, Telkom Regional, divisi fungsi atau bagian bisnis hingga anak perusahaan telah disiagakan Telkom buat memonitor kualitas layanan TelkomGroup hingga tanggal 18 Mei 2021. Adapun seluruh aparat posko memantau layanan TelkomGroup secara digital melalui penggunaan.

Direktur Network & IT Solution Telkom, Herlan Wijanarko mengatakan, “Di tengah pandemi yang masih berlangsung dan imbauan larangan mudik yang berpotensi pada meningkatnya trafik telekomunikasi pada mana masyarakat akan sangat mengandalkan konektivitas untuk bersilaturahmi dengan keluarga di zona halaman, kami berkomitmen untuk memberikan kenyamanan kepada semesta masyarakat yang merayakan Keadaan Raya Idul Fitri secara memberikan layanan yang sempurna dan berkualitas yang dimonitor rutin melalui posko servis yang terintegrasi. Dengan adanya konektivitas yang andal, semoga masyarakat dapat dengan semoga berkomunikasi baik melalui telepon, video conference hingga berbagi konten lebaran. ”

Herlan juga mengapresiasi petugas posko yang mendedikasikan diri untuk mengawal layanan TelkomGroup meski dalam suasana merayakan Hari Raya. “Terima kasih atas dukungan dan komitmen petugas posko di seluruh Indonesia yang merelakan waktu kebersamaannya bersama suku untuk mengawal kualitas servis untuk pelanggan. Tetap pokok pada empat hal yaitu disiplin operasi, quick response, quick action serta utamakan keamanan dan keselamatan, ” tambah Herlan.

Pada kesempatan yang cocok, Herlan juga menyampaikan progress pemulihan layanan TelkomGroup pada Jayapura yang sempat terhambat sebagai dampak putusnya sistem komunikasi kabel laut Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS) ruas Biak – Sarmi.

“Alhamdulillah kapasitas bandwidth Telkom dalam Jayapura yang sudah up mencapai 2 Gbps di mana 500 Mbps dukungan dari infrastruktur Palapa Gelang-gelang Timur dan 1. 507 Mbps dari link satelit yang dioperasikan Telkomsat. Selain itu, kami juga telah menyiapkan kapal yang bakal berangkat untuk melakukan penyambungan dan perbaikan pada kabel yang terputus. Mohon ciri dan dukungan dari seluruh pihak agar proses pemeriksaan berjalan lancar dan kelompok Jayapura dapat memperoleh layanan seperti sedia kala secepatnya, ” ungkap Herlan.

Total kapasitas bandwidth Telkom yang pulih dalam Jayapura saat ini menyentuh 2, 007 Gbps. Telkom terus mengupayakan agar kapasitas ini semakin meningkat dengan mengerahkan teknisi dan petugas lapangan untuk pengaktifan link back up serta mengontrol proses pemulihan layanan biar segera terselesaikan.